Sampai saat ini, sudah banyak genre musik yang kucoba dengarkan. Beberapa diantaranya berhasil membuatku kegandrungan. Tapi ada beberapa yang, tanpa aku sadari menjadi musisi favoritku dikarenakan keterbiasaan mendengarkan lagu-lagu mereka sejak kecil. Ibuku, yang setiap harinya selalu menyetel musik dengan volume yang mengerikan tanpa sadar telah mengenalkan musisi-musisi idolanya kepadaku. Sebut saja, Bon Jovi, The Cranberries, Roxette, Queen, Scorpion, Anggun C.Sasmi dan Iwan Fals. Tapi yang sampai saat ini melekat dikehidupanku adalah, Bon Jovi dan The Cranberries.
Kalau tak salah, lagu pertama Bon Jovi yang kuhafal adalah Bed of Roses. Waktu itu aku masih SD, bahasa inggrisnya baru yes or no doang. Jadi yang kutahu hanya nyanyi, arti lagunya sama sekali nge-blank. Hahaha. Kemudian lagu lainnya ada You Give Love A Bad Name, Someday I'll Be Saturday Night, It's My Life, Always, Thank You For Loving Me, Everybody Broken and many more...
Band kedua yang paling sering diputer dirumah pada waktu itu adalah The Cranberries. Sampai sekarang belum ada yang bisa menggantikan Dolores O'Riordan dari daftar teratas musisi cewek favoritku. Linger mungkin adalah lagu yang paling sering diputer berkali-kali, dan itu adalah lagu pertama yang kuhafal tanpa lirik, just by hearing all the time. Lagu lainnya yang sering diputer ya, Dream, Ode To My Family, When Your Gone...
Beranjak SMP, aku mulai punya referensi musik sendiri berdasarkan MTV yang saat itu selalu kutonton sepulang sekolah. Dan yang kusuka pertama kali adalah, My Chemical Romance. Pesona Gerard Way lewat suaranya yang unik berhasil menyihirku. Helena, Teenagers, Cancer, dan seluruh lagu di album The Black Parade adalah awal dari ketergantunganku terhadap MCR.
Ketika naik kelas tiga SMP, aku mulai mengenal Muse lewat lagu Starlight-nya. Mulai dari situ aku langsung memburu semua lagu-lagu Muse sampai saat ini. Selama periode itu aku juga mulai mengenal 30 Second To Mars yang memukau ku lewat suara Jared Letto, Dashboard Confessional lewat Vindicated-nya dan ketika memasuki SMA tahun pertama, aku jatuh cinta pada suara Gwen Stefani. Dari situlah aku tahu bahwa dulunya dia adalah vokalis No Doubt.
Masa SMA, aku berkutat dengan MCR, Muse, Gwen Stefani, 30 second To Mars, Dashboard Confessional dan tentu saja, The Cranberries. Mereka adalah musisi yang mengiringi perjalanan masa remajaku. Maka dari itu jika mendengarkan kembali lagu-lagu yang mereka bawakan atau mendengar suara mereka, aku jadi teringat dengan segala kisah yang terjadi pada zaman sekolah dulu. Zaman dimana ketika itu aku bergabung dengan geng cewek terbandel nomer 1 disekolah, ketika seragam sekolahku disemprot dengan pilox hitam oleh guru BP karena dianggap terlalu nge-press, haha.. Ketika kayu rotan menjadi sarapan setiap pagi karena selalu terlambat masuk kelas (asal tahu saja, rumahku jauuh dari sekolah. Perbandingannya, rumahku dibantul sementara sekolahku di selokan mataram -_- ) Hahaa.. such a sweet delinquent memories :P
Menginjak bangku kuliah, aku mulai berkenalan dengan Owl City dan Paramore. Disinilah aku mulai menemukan seorang penyanyi cewek yang bisa kusukai layaknya Dolores. Dia adalah Hailey Williams. Dengan Owl City lain lagi. Kemampuan vokal Adam Young yang super unik dan chic menjadi playlist wajibku untuk meningkatkan mood.
walaupun disela-sela mereka banyak musisi yang tak kalah bagusnya dengan lagu yang tak kalah kerennya, tetap saja hanya mereka yang menjadi musisi favoritku karena mereka membawa kenangan tersendiri dalam perjalanan masa remajaku :)










No comments:
Post a Comment